Komposisi, Jenis-Jenis, dan Cara Pakai Rexona Men yang Tepat

Rexona Men adalah salah satu jenis merek deodorant yang cukup laris di pasaran. Diproduksi oleh Unilever, merek dagangnya adalah Rexona, itulah ......
Rexona Men

Rexona Men adalah salah satu jenis merek deodorant yang cukup laris di pasaran. Diproduksi oleh Unilever, merek dagangnya adalah Rexona, itulah mengapa Rexona Men disebut sebagai jenis merek. Sebab, Rexona juga menghadirkan deodorant khusus wanita juga. 

Pada artikel ini akan dibahas selengkap mungkin tentang deodorant yang satu ini. Deodorant yang mungkin sudah pernah Anda pakai, entah itu sampai sekarang atau telah berhenti dan move on ke deodorant lain. Atau mungkin Anda sedang mencari deodoran pria untuk diandalkan? Sebelum mencoba langsung deodorant untuk pria dari Rexona, ketahui beberapa hal berikut ini. 

Kandungan Rexona Men 


Terlebih dahulu akan dibahas apa saja komposisi di dalam Rexona Men. Sebenarnya produk dari Rexona yang untuk pria ini tidak hanya satu, melainkan ada banyak seri yang ditawarkan sehingga bisa disesuaikan dengan banyak hal. Bisa disesuaikan dengan kenyamanan, disesuaikan dengan aroma, bisa juga disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan. 

Komposisi antara satu seri Rexona Men satu dengan lainnya sebenarnya hampir sama. Hanya saja persentase atau jumlah kandungan untuk masing-masing zat atau senyawa berbeda. Beberapa seri ditawarkan dengan senyawa khusus supaya bisa memberikan fungsinya sebagaimana di labelnya. 

Adapun beberapa kandungan senyawa di dalam produk Rexona Men antara lain pentaerythrityl tetra-di-t-butyl hydroxyhydrocinnamate, disodium EDTA, silica dimethyl silylate, steareth-20, steareth-2, aluminum chlorohydrate, air, dan pengharum atau parfum. 

Parfum yang ditambahkan untuk satu seri dengan lainnya juga berbeda. Seperti misalnya seri Ice Cool yang ditambah dengan aroma bunga matahari menggunakan helianthus annuus. Sedangkan seri lainnya seperti misalnya seri V8 telah dibuat dengan aroma perpaduan vanila dan coklat. 

Senyawa-senyawa di atas sengaja dipilih supaya tercipta deodorant yang aktif mengkoagulasi keringat sehingga Anda tetap nyaman beraktivitas. Deodorant berbeda dengan antiperspirant, dan sebaiknya Anda memahami hal ini. 

Deodorant bekerja untuk menghilangkan bau badan atau aroma alami yang dikeluarkan badan melalui ketiak, sedangkan antiperspirant bekerja untuk menghadang keringat yang keluar dengan cara menutup pori-pori. Penting untuk mengetahui perbedaannya supaya Anda memiliki ekspektasi yang tepat terhadap sebuah produk deodorant. 

Deodorant bekerja dengan cara membunuh bakteri yang keluar bersama keringat sehingga tidak memunculkan aroma, dan deodoran bisa bekerja seperti ini karena senyawa-senyawa di atas.
 

Jenis-Jenis Produk Rexona Men 


Sebagaimana yang telah dibahas di atas, ada beberapa seri deodorant Rexona untuk pria yang ditawarkan dan bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Jenis-jenis secara umum sebenarnya hanya roll on dan spray saja, namun di bawah ini telah disebutkan semua seri yang ditawarkan.
 

1. Roll On Ice Cool 


Diawali dengan seri Ice Cool yang diwujudkan sebagai deodorant roll on. Termasuk salah satu seri Rexona untuk pria terlaris di pasaran, dan mungkin paling sering Anda jumpai. Deodorant untuk penggunaan harian ini diperkaya dengan kandungan bunga matahari sehingga bisa menyamarkan bau badan.

2. Roll On Xtra Cool 


Lebih ‘keras’ performanya, Anda yang punya masalah keringat berlebih bisa memilih seri Xtra Cool. Seperti namanya, memberikan kesejukan ekstra pada ketiak di saat tubuh memproduksi banyak keringat.
 

3. Deodorant Spray Cobalt Dry 


Kali ini ada seri spray yang bisa jadi andalan untuk Anda yang lebih nyaman untuk tidak bersentuhan langsung dengan deodorant yang roll on. Hanya dengan spray-spray saja ketika Anda sudah terhindar dari bakteri penyebab bau badan seharian. 

Deodorant yang merangkap sebagai antiperspirant ini menjamin ketika Anda akan tetap kering selama 48 jam penuh. Namjoon pastinya diantara durasi tersebut Anda akan mandi, maka bisa tetap diaplikasikan kembali setelah mandi. Simak apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan ketika menggunakan deodoran di bahasan selanjutnya.
 

4. Roll On Quantum Dry 


Dengan wangi jeruk segar dan rempah-rempah, deodorant ini direkomendasikan untuk Anda yang menyukai aroma hangat yang bisa muncul hingga 48 jam lamanya. 

5. Roll On Adventure 


Selanjutnya ada seri Adventure yang memiliki wewangian segar tumbuh-tumbuhan. Cocok untuk Anda yang suka kesegaran ekstra sekaligus bau-bauan ini. 

6. Roll On Invisible Dry 


Seri ini diperuntukkan Anda yang selalu pakai pakaian warna putih atau hitam. Sebab seri ini dijamin bisa menggumpalkan keringat dan bakteri namun tidak lebih meninggalkan sisa di baju sehingga tidak membuat noda kuning di baju. 

7. Roll On Sport Defense 


Dari namanya mungkin Anda sudah tahu apa fungsinya. Hadir sebagai deodorant yang akan membuat olahraga Anda menjadi lebih nyaman meskipun Anda memiliki tipe kulit yang sering berkeringat. 

8. Roll On V8 


Deodorant roll on yang satu ini juga merangkap sebagai antiperspirant. Dibuat dari perpaduan aroma vanilla dan peppery fruits sehingga bisa berfungsi sebagai parfum badan. Seri ini termasuk cukup langka, harus di toko besar untuk bisa mendapatkannya. 

Do and Don'ts Pakai Rexona Men 


Harus tahu bagaimana cara penggunaan deodorant yang tepat untuk bisa mendapatkan manfaatnya. Penggunaan yang salah hanya akan membuat boros saja, sebab Anda tidak mendapatkan fungsinya.Berikut adalah beberapa hal yang jangan dilakukan saat pakai deodorant Rexona.

1. Jangan Menggunakan Saat Kulit Ketiak Luka 


Jangan sesekali memaksa untuk pakai deodorant ketika kulit ketiak Anda luka. Entah itu karena pisau cukur atau karena hal lainnya, sebab hal yang ini bisa memperparah kulit yang luka.
 

2. Mengoleskan Satu Kali Saja Tidak Akan Efektif 


Mengoleskan satu kali saja tidak memberikan banyak pengaruh pada ketiak Anda nanti. Disarankan untuk mengoleskan sebanyak 4 sampai 6 kali dalam satu kali pakai.
 

3. Mengoleskan Saat Kulit Masih Basah Adalah Kesalahan 


Mengoleskan deo pada kulit ketiak yang masih basah juga kesalahan. Manfaatnya tidak bisa maksimal karena telah bercampur dengan air. Sedangkan berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya dilakukan supaya penggunaan deodorant Rexona lebih maksimal manfaatnya.
 

4. Pastikan Untuk Memakai di Waktu yang Tepat 


Harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mengoleskan deodoran. Adapun waktu yang tepat adalah setelah mandi atau di saat keadaan kulit ketiak kering. Menggunakan di malam hari sebelum tidur juga disarankan karena bisa mempengaruhi kelenjar keringat supaya semakin minim dalam memproduksi keringat.

5. Memberi Jeda Sebelum Pakai Baju 


Jangan langsung pakai baju setelah mengoleskan deodoran. Disarankan untuk menunggu beberapa menit dulu untuk kemudian pakai baju. Sebab jika tidak, cairan deo yang dioleskan akan menempel pada baju, bukannya di kulit.

6. Selalu Gunakan Seri Rexona Men yang Sama 


Disarankan untuk pakai seri yang sama sebab kulit Anda telah terbiasa mendapatkan treatment dari senyawa yang ada di seri tersebut. Rexona Men telah dihadirkan dengan banyak pilihan seri yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Saatnya pilih seri mana yang paling pas untuk Anda, dan menggunakannya sesuai do and don'ts di atas.